Probolinggo—Walikota Probolinggo sampaikan sambutan terhadap pembahasan raperda tentang perubahan APBD Kota Probolinggo Tahun Anggaran 2017 pada rapat paripurna DPRDK Kota Probolinggo yang digelar hari Sabtu (30/9) di ruang sidang utama.

            Setelah mendengarkan pendapat akhir fraksi-fraksi dan penetapan keputusan DPRD tentang raperda perubahan APBD Kota Probolinggo Tahun Anggaran 2017,Walikota Probolinggo bahwa dalam penyusunan raperda perubahan APBD Tahun Anggaran 2017 eksekutif dan legislatif serta komponen masyarakat relah bekerja secara optimal untuk mengimplementasikan seluruh kebutuhan masyarakat. Setiap program dan kegiatan di masing-masing satuan unit kerja diharapkan mampu mengatasi dan menjawab tuntutan masyarakat serta memperhatikan saran-saran dan pendapat dari anggota DPRD baik pada rapat pemandangan umum fraksi-fraksi, rapat komisi, rapat Badan Anggaran maupun pendapat akhir fraksi-fraksi dimana telah menghasilkan beberapa rekomendasi dan saran yang menjadi kesepakatan bersama dari usulan penambahan alokasi belanja yang menjadi skala prioritas dan dari pergeseran anggaran yang telah diusulkan agar dapat diimplementasikan dalam raperda APBD Tahun Anggaran 2017 diantaranya : (1) rencana pengadaan tanah pada Disdikpora tidak dapat dilaksanakan karena dokumen untuk kajian kelayakan yang dilaksanakan bersamaan sehingga dialihkan pada program kegiatan prioritas lain seperti pemenuhan kebutuhan UNBK di tiap sekolah negeri serta pada dinas lain yang menjadi skala prioritas termasuk atas kekurangan gaji; (2) rencana pengadaan kendaraan dinas berupa double cabin pada Dinas Perhubungan sesuai saran Banggar telah dialihkan pada kegiatan yang lebih prioritas pada beberapa SKPD sesuai saran yang telah disepakati dan tentang PAD yang bersumber dari pelayanan parkir di tepi jalan umum yang mengalami penurunan akan dilakukan evaluasi pada tahun-tahun mendatang; (3) terkait tambahan anggaran yang cukup besar pada RSUD yaitu alat-alat kesehatan serta pada SKPD lain yang terkait dengan pengadaan, dimana saran Banggar agar diperhitungkan dengan seksama akan keterbatasan waktu pelaksanaan dengan memperhatikan regulasi yang berlaku. Dengan harapan penetapan perubahan APBD TA. 2017 dapat segera ditetapkan agar pelayanan kepada masyarakat dapat lebih ditingkatkan; (4) mengenai pemeliharaan kolam Glaser (Gladak Serang) yang seringkali menimbulkan kemacetan lalu lintas dan membuat tidak nyaman pengguna jalan telah direncanakan pada perubahan APBD TA. 2017 berupa paket pekengkap jalan dan pengaman jalan; (5) berkenaan dengan penyerahan kendaraan operasional eks alat kelengkapan DPRD, Banggar merekomendasikan agar dihibahkan kepada ormas seperti NU dan Muhammadiyah. Hal ini akan diperhatikan dan dilakukan evaluasi sesuai dengan regulasi yang berlaku; (6) mengenai kajian tentang model dan visi kegiatan Semipro sebagai agen kebudayaan lokal dan upaya promosi daerah untuk menggairahkan investasi agar dianggarkan pada perubahan APBD Tahun Anggaran 2017. Sedangkan tentang saran dan pendapat Banggar terhadap raperda perubahan APBD TA 2017 yang lain akan menjadi perhatian sebagai bahan evaluasi terutama pada peningkatan kinerja di masing-masing SKPD agar dalam merealisasikan lebih optimal dan maksimal sesuai dengan regulasi yang ada.

            Walikota Probolinggo berharap atas kesepakatan ini diharapkan terjadi adanya kesesuaian program dan kegiatan yang dilaksanakan SKPD dengan aspirasi masyarakat yang terekam dalam jaring komunikasi dengan pihak legislatif. (md)

Leave a Reply

Your email address will not be published.