Probolinggo—Menindaklanjuti hasil pertemuan puluhan nelayan Kota Probolinggo dengan Ketua DPRD Kota Probolinggo Kamis kemarin (5/1), hari ini Jumat (6/1) digelar rapat koordinasi bersama Pimpinan DPRD, Pimpinan Komisi A dan B DPRD Kota Probolinggo dengan dinas terkait diantaranya Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Dinas Perikanan, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas IV, PT PELINDO III, PT BRI Cabang Probolinggo, KAMLADU, PSDKP, UPT PPM, Satpolair, serta nelayan 3 GT (gross tonnage) ke bawah dan nelayan balai.
Dalam rapat koordinasi tersebut, para nelayan mengungkapkan kegundahannya akibat larangan melaut selama 6 bulan ke depan sebelum adanya penggantian alat tangkap ikan tersebut.
Mendengar hal tersebut, Ketua DPRD Kota Probolinggo Agus Rudiyanto Ghaffur menyampaikan bahwa dengan berkumpul disini adalah untuk berbagi saran dan pendapat baik dari nelayan, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas IV serta dari dinas terkait, sehingga ada titik terangnya.
Kepala Dinas Perikanan, Budi Krisyanto memberi apresiasi kepada seluruh nelayan dalam pertemuan rakor tersebut yang memiliki makna strategis dan efektif untuk menggali masukan dan mencari jalan keluar karena secara intens Pemerintah Daerah juga mencermati Permen Kementerian Kelautan dan Perikanan Nomor 2 Tahun 2015 yang sudah sering disosialisasikan pada para nelayan. Mulai dari zona tangkap ikan yang ditentukan, perijinan pelayaran, alat pengganti tangkap ikan, bantuan dana lewat pinjaman bank dan beberapa hal lainnya.
Zainul Fathoni, perwakilan nelayan Kota Probolinggo mengatakan bahwa pihaknya siap melakukan pergantian peralatan tangkap ikan yang akan ditentukan oleh pemerintah. Namun pihaknya meminta kebijakan sambil menunggu pergantian peralatan tersebut, bisa diijinkan untuk melaut di zona yang ditentukan. Karena jika tidak diperbolehkan melaut selama 6 (enam) bulan maka kami akan kehilangan nafkah.
Setelah mendengar beberapa hal dari berbagai pihak, Ketua DPRD Kota Probolinggo mengatakan akan berusaha menyampaikan secepatnya ke Provinsi Jatim sehingga bisa mendapatkan solusi yang baik. (md)
 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.