Probolinggo—Memasuki penerimaan siswa baru, Komisi I DPRD Kota Probolinggo menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Senin (17/7). RDP ini  bertujuan untuk mengetahui proses penerimaan siswa baru khususnya pada Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

                Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Maskur menjelaskan bahwa penerimaan siswa baru selesai dan berjalan dengan lancar dan tertib. Untuk pagu yang masih kosong adalah pada SMPN 6 dengan kursi kosong sebanyak 54 dan SMPN 8 sebanyak 56 kursi kosong. Kekosongan kursi tersebut sudah dapat diatasi, sedangkan untuk SMP lainnya sudah tercukupi.

                “Ada kemungkinan yang tidak daftar ulang adalah siswa dari wilayah utara yang enggan masuk ke SMP di wilayah selatan. Namun kekosongan dua sekolah ini akan diberikan solusi agar anak sekolah tidak berhenti,” ujar Maskur.

                Mengenai proses belajar mengajar sudah ada edaran dari Kementerian Pendidikan tentang pemberlakuan lima hari sekolah. Untuk sementara ini, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kota Probolinggo tidak menerapkan karena telah ada edaran dari Gubernur Jawa Timur agar pemberlakuan lima hari sekolah ditunda.

                Sementara itu Ketua Komisi I, Abdul Azis menanggapi terkait kekosongan kursi pada SMP 6 dan 8 supaya ditindaklanjuti. Bagi sekolah yang pagunya sudah terpenuhi apabila ada yang mengundurkan diri maka perlu dipikirkan dan ditindaklanjuti.

                Masukan dari Ketua Komisi I ditanggapi positif oleh Kadis Maskur. Pihaknya akan melakukan pemetaan terlebih dahulu. Jika kisarannya terlalu jauh maka akan dipertimbangkan. Sedangkan bagi yang telah terpenuhi maka tidak bisa dirubah karena dikhawatirkan akan berpengaruh pada yang lainnya. (md)

Leave a Reply

Your email address will not be published.