KPU Kota Probolinggo menggelar penandatanganan deklarasi kampanye damai menjelang pemilihan anggota legislatif 9 April mendatang di Alun-alun Kota Probolinggo, Sabtu (15/3). Deklarasi ini diikuti oleh 12 partai politik dan ditandai dengan penandatanganan kesepakatan kampanye damai yang kemudian dilanjutkan dengan kirab deklarasi kampanye damai partai politik.

Deklarasi dipimpin langsung oleh Ketua KPU Kota Probolinggo, Sukirman WHP, yang dihadiri oleh Walikota dan Wakil Walikota Probolinggo, Ketua DPRD Kota Probolinggo, Anggota FKPD dan sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kota Probolinggo.

Deklarasi kampanye damai ini juga serentak dilakukan KPU Pusat dan seluruh daerah di Indonesia, sekaligus membuka tahapan kampanye terbuka yang akan dimulai pada 16 Maret sampai 5 April 2014 mendatang.

Ketua KPU Kota Probolinggo, Sukirman WHP mengatakan, diharapkan tidak ada hal-hal yang tidak diinginkan setelah masa kampanye berlangsung hingga penghitungan suara dilakukan, pihak KPU sendiri juga akan terus memantau proses Pileg 9 April 2014 berlangsung.

Sementara Kapolres Probolinggo Kota AKBP Iwan Setyawan melalui Kasat Lantas AKP Mukhlason meminta agar pelaksanaan Pileg serta Pilres tahun ini dapat menjadi momen yang menunjukkan kebesaran bangsa Indonesia dalam berdemokrasi. Saling menghormati dan menjaga keamanan menjadi kunci utama dalam kampanye damai ini.

Untuk itulah Polres Probolinggo Kota melarang parpol dan peserta Pemilu menggunakan motor dan kendaraan bak terbuka untuk memuat orang dalam Deklarasi dan kirab Pemilu damai ini. Dua kendaraan bak terbuka yang mengikuti kirab dari masing-masing parpol hanya boleh ditumpangi maximal tiga orang. Yakni, yang bertugas sebagai sebagai pengendali atau teknisi sound system dan ini hanya berlaku pada hari Sabtu (15/3) saja.

Kirab kampanye damai ini dimulai pada pukul 08.00 hingga pukul 12.00 siang serta diikuti sekitar 108 mobil dengan start dari alun-alun berjalan keselatan melintasi Jl. Suroyo, kemudian Jl. Panglima Sudirman, Jl. KH. Hasan Genggong, Jl. Sunan Ampel, Jl. Hasyim Asy’ari, Jl. Mastrip, Jl. Bengawan Solo, Jl. Brantas, Jl. Soekarno Hatta, Jl. Mayjen Panjaitan, dan Jl. KH. Mansyur hingga finish di depan Stasiun Probolinggo. (md)

Leave a Reply

Your email address will not be published.