KOMISI III SIDAK DPUPR DAN PERKIM SOROTI KERUSAKAN INFRASTRUKTUR JALAN

Probolinggo—Komisi III menyoroti kembali terkait rusaknya sejumlah infrastruktur di Kota Probolinggo. Dalam sidak yang dilakukan Komisi III ke beberapa titik ditemukan kerusakan yang cukup parah, Rabu (27/5).

Namun sebelum itu Komisi III mendatangi DPUPR dan Perkim untuk membahas sejumlah persoalan infrastruktur yang kerusakannya semakin parah. Seperti di Jalan Basuki Rahmat, Jalan Ahmad Yani, Jalan Brantas serta gorong-gorong depan TWSL Kota Probolinggo.

Ketua Komisi III, Agus Riyanto menyinggung langkah Pemkot tentang perbaikan infrastruktur mengingat sejumlah proyek yang telah ada pemenang tender harus berhenti akibat adanya refocusing anggaran.

Perbaikan jalan yang nilainya tidak terlalu besar dikepras dan digunakan untuk refocusing penanganan Covid-19. Apabila jalan-jalan bagus maka masyarakat akan menerima dampaknya secara langsung.

Anggota Komisi III, Heri Poniman mempertanyakan peruntukan anggaran dana swakelola yang mencapai sekitar Rp 850 juta. Menurutnya anggaran tersebut bisa digunakan untuk menambal sulam jalan yang rusak.

Menanggapi hal tersebut, Agus Hartadi mengatakan dana swakelola juga terkena imbas refocusing anggaran. Namun masih ada sisa anggaran sekitar Rp 500 juta. Tetapi belum bisa digunakan lantaran masih dalam tahapan refocusing. (md)