KOMISI III REKOMENDASIKAN BANTUAN BAGI MASYARAKAT TERDAMPAK COVID-19

Probolinggo—Dampak virus Covid-19 tidak hanya berdampak sosial saja namun juga berdampak ekonomi bagi masyarakat, terutama bagi masyarakat yang kurang mampu.

Dalam rapat dengar pendapat (RDP) yang digelar Komisi III bersama dengan DInas Sosial, Dinas Kesehatan, dan RSUD dr. Mohammad Saleh, Rabu (8/4) di Ruang Sidang Utama DPRD Kota Probolinggo, Komisi III merekomendasikan Pemerintah Kota Probolinggo untuk memberikan bantuan kepada seluruh pihak yang terdampak.

Bantuan ini tidak hanya diberikan kepada ODP, PDP atau positif corona saja tetapi kepada masyarakat yang terdampak secara ekonomi. “Semua lapisan masyarakat yang terdampak Covid-19 harus wajib mendapatkan bantuan. Ini namanya recovery ekonomi”, ujar Agus.

Agus Riyanto juga menambahkan bantuan ini bisa diwijudkan mengingat anggaran untuk penanganan cukup besar. Anggaran yang disiapkan Pemkot cukup besar sekitar Rp. 57 miliar lebih. Anggaran ini berasal dari berbagai OPD. Para OPD ini nantinya akan membuat program sehingga masyarakat yang terdampak yang tidak masuk basis data terpadu (BDT) juga menerima bantuan.

Penanganan tersebut tidak sebatas di lingkungan kelurahan saja. Warga yang berprofesi sebagai karyawan pabrik memiliki kesempatan berkontak langsung dengan warga di luar Kota Probolinggo.

Menanggapi hal tersebut Kepala Dinas Sosial, Zainullah mengatakan data penerima bantuan dari APBD sudah ada, bahkan yang dari APBN bertambah kuotanya dari 13.395 mendapat tambahan 7.447 orang. “Untuk bantuan APBN setiap orang akan mendapat Rp. 200.000 dan APBD Rp. 110.000 dalam bentuk sembako melalui mekanisme warung”, ujarnya. (md)