KOMISI III PANGGIL DLH TERKAIT TUMPUKAN SAMPAH DI TPA

Probolinggo—Banyaknya pengaduan masyarakat tentang timbunan sampah di TPA yang masuk di Komisi III maka digelar RDP dengan mengundang DLH, Jumat (9/2).

            Bertempat di ruang Komisi III, RDP tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III Agus Riyanto dan dihadiri sejumlah anggota Komisi III.

            RDP yang mengundang DLH berkaitan tentang keterbatasan armada kebersiha yakni sekitar 5 armada. Selain itu DLH tidak menerapkan petugas cadangan dalam memberikan pelayanan kebersihan kepada masyarakat. Permasalahan lainnya adalah honor petugas yang hanya Rp 800 ribu per bulan tanpa tunjangan kesehatan. Ditambah kurang kesigapan petugas dalam memungut sampah di TPA.

            Anggota Komisi III, Hamid Rusdi mengatakan pihaknya berharap agar ada APBD berikutnya DLH perlu mengajukan penambahan tunjangan para petugas kebersihan dan menambah petugas.

            Hamid membandingkan hasil studi referensi Komisi III ke Denpasar dimana disana tidak ada sampah yang tertumpuk di rumah warga karena petugasnya mengambil dengan cepat. Selain itu DLH perlu melakukan sosialisasi kepada pemulung dan warga agar tetap menjaga kebersihan.

            Sementara itu Sekretaris DLH, Deus Nawandi mengatakan bahwa selama ini DLH sudah menerapkan tujuh hari kerja tanpa libur. Bahkan di hari raya Idul Fitri dan Idul Adha merekapun tidak libur. Tetapi hanya ada pengaturan waktu untuk gantian libur. “Untuk penanganan sampah ada 4 truk amrol untuk menangani 26 kontainer sampah. Selain itu ada 8 dump truk dengan masing-masing 5 personil”, ujar Deus.

            Komisi III DPRD Kota Probolinggo di akhir RDP memberikan beberapa rekomendasi diantaranya penambahan alat kebersihan dan petugas kebersihan. Serta adanya penambahan tunjangan dan honor petugas sehingga mereka semua bisa bekerja dengan maksimal. (md)

Leave a Reply

Your email address will not be published.