KOMISI III GELAR RDP TERKAIT PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR JALAN YANG TERTUNDA

Probolinggo—Komisi III menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan memanggil DPUPR dan Dinas Perkim terkait banyaknya pembangunan infrastruktur jalan yang ditunda, Selasa (23/1) di ruang Komisi III.

            Komisi III ingin mengetahui secara detil berupa proyek yang sudah terealisasi dan belum terealisasi di tahun 2017. “Kendala-kendala apa sajakah yang dihadapi di tahun 2017 dan berapakah proyek yang belum terealisasi dan yang akan direalisasikan di tahun 2018 ini ?”, ujar Agus Riyanto.

            Agus menilai pembangunan infrastruktur jalan memang sangat vital karena dibutuhkan oleh masyarakat terutama dalam menunjang perekonomian masyarakat. Selain itu Komisi III juga mempertanyakan terkait realisasi pembangunan Pasar baru dan Pasar kronong. Mengingat banyaknya keluhan warga terkait rusaknya dinding lapak sementara yang akan dipakai merelokasi para pedagang.

            Menanggapi hal tersebut, Kabid PUPR Andre menyatakan jika pembangunan tersebut sudah sesuai dengan harapan pedagang. Jika dirinci DPUPR akan membangun lapak sementara sebanyak 400 tempat, untuk para pedagang tetapi saat ini baru terealisasi sekitar 300 lapak sementara.

            “Realisasi 100 tempat atau lapak baru akan dibangun di tahun ini. Kami sangat memerlukan dukungan dari semua pihak supaya situasi saat pembangunan Pasar Baru nanti tidak ada kendala”, terang Andre.

            Sementara itu, Kabid Permukiman pada Dinas Perkim Kholiq mengatakan jika pembangunan infrastruktur jalan di tahun 2017 lalu mengalami penundaan maka di tahun 2018 ini sudah memasuki masa tender yang kedua. Kholiq berharap semua proyek yang akan dibangun tidak ada kendala. (md)

Leave a Reply

Your email address will not be published.