KOMISI II RDP DENGAN DISHUB DAN SATLANTAS, SOROTI KEMACETAN DI BEBERAPA TITIK

Probolinggo—Perbaikan Jalan Lingkar Utara (JLU) dan kerusakan jembatan di kelurahan Kedungasem Kota Probolinggo mengakibatkan kendaraan berat dari arah barat, timur dan selatan harus dialihkan ke beberapa jalur alternatif, namun pengalihan arus tersebut mengakibatkan beberapa kepadatan ruas jalan dan tidak menuntut kemungkinan terjadi kecelakaaan seperti yang terjadi di Jalan basuki rahmat. Hal inilah yang menjadi perhatian dari Komisi II yang menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama dengan Dinas Perhubungan dan Satlantas Polresta Probolinggo, Senin (22/6) di ruang kerja kerja Komisi II DPRD Kota Probolinggo.

Rapat dengar pendapat dipimpin oleh Ketua Komisi II, Sibro Malisi didampingi anggota lainnya juga dihadiri Kepala Dinas Perhubungan dan Kabid Lalu Lintas dan Angkutan Jalan serta Kasatlantas Polresta Probolinggo.

Komisi II menyoroti kemacetan di beberapa titik tertentu terkait pengalihan arus kendaraan yang disebabkan adanya perbaikan jalan di Jalur Lingkar Utara (JLU) serta minimnya personil yang mengatur lalu lintas di titik-titik keramaian, seperti Pasar Kronong, Pasar Mangunharjo, dan sepanjang Jalan Sunan Ampel bundaran Gladak Serang. Selain itu adanya pedagang dadakan seperti pedagang buah di beberapa ruas jalan seperti Jalan Basuki Rahmat (depan pabrik kulit).

Sehingga dari sini Komisi II DPRD Kota Probolinggo merekomendasikan beberapa hal yaitu keterbatasan personil motoris pada Dinas Perhubungan Kota Probolinggo yang hanya berjumlah 16 personil dan beberapa ditempatkan sebagai tim penanganan Covid-19, maka para personil tersebut juga membantu memantau titik-titik rawan kemacetan terkait pengalihan arus tersebut seperti di Pasar Mangunharjo, Jalan Sunan Ampel hingga bundaran Gladak Serang dan beberapa tempat yang rawan kemacetan.

Selain itu Dinas Perhubungan diminta untuk berkoordinasi dengan DKUPP, dan Satpol PP untuk melakukan penertiban dan relokasi pedagang kaki lima (pedagang buah) di sekitaran Jalan Basuki Rahmat (depan pabrik kulit). (md)