Probolinggo– Hotel Bromo Park di Jalan dr Sutomo yang sedang digarap oleh PT Luxuryndo disorot oleh Komisi C DPRD Kota Probolinggo. Kecelakaan kerja yang mengakibatkan kematian salah satu pekerja  menjadi materi utama dalam rapat dengar pendapat (RDP), Selasa (1/3) lalu.
Diketahui pada tanggal 2 Februari lalu peristiwa kecelakaan kerja terjadi pada korban yang bernama Slamet warga desa Kerpangan, Kecamatan Leces Kabupaten Probolinggo,  tewas akibat tersengat listrik.
2 (dua) hal yang yang menjadi sorotan Komisi C DPRD Kota Probolinggo yaitu, upaya dari kontraktor agar peristiwa tersebut tidak terulang dan bantuan sosial yang diberikan oleh PT Luxuryndo kepada keluarga korban.
Ketua Komisi C, Agus Riyanto, ST menginginkan agar kecelakaan kerja akibat human error tidak terjadi lagi. Oleh karena itu pelaksana proyek harus meningkatkan keamanan pekerja dengan pengawasan maksimal. Selain itu Ketua Komisi C juga meminta pelaksana proyek untuk mengupayakan keluarga korban dapat bekerja di hotel tersebut.
Pihak PT Luxuryndo yang dihadiri oleh Samsul Anam mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan briefing kepada semua pekerja sebelum memulai pekerjaan serta akan meningkatkan pengawasan pekerja di lapangan. Mengenai bantuan bagi keluarga korban, pihaknya sudah memberikan santunan sebesar Rp 10 juta, ditambah dengan iuran dari rekan-rekan sesama pekerja sebesar Rp 2 juta. Bahkan saat ini juga mengupayakan santunan melalui BPJS Ketenagakerjaan. Sedangkan mengenai pekerjaan bagi istri korban, pihaknya akan mengusulkan kepada pemilik hotel tersebut. (md)

Leave a Reply

Your email address will not be published.