Probolinggo– Pemberitaan dan beredarnya foto seronok yang diduga dilakukan oleh oknum Satpol PP Kota Probolinggo langsung ditindaklanjuti dengan RDP Komisi A pada Jumat (8/1). Dalam RDP tersebut Komisi A menghadirkan Satpol PP, BKD dan Inspektorat Kota Probolinggo.
    Masyarakat Kota Probolinggo dikejutkan dengan beredarnya foto oknum Satpol PP yang melakukan foto mesra bersama seorang laki-laki. Sehingga mengundang keresahan masyarakat dan mencoreng nama baik instansi pemerintahan.
    Dari keresahan masyarakat inilah, Dr. H. Ali Muhtar, SH, MH selaku Ketua Komisi A DPRD Kota Probolinggo menilai tindakan oknum Satpol PP ini kurang patut sehingga memberi kesan negatif tidak hanya bagi personal namun juga bagi lembaga.
    Dalam RDP tersebut, Ali menegaskan pihaknya ingin mendapatkan informasi secara utuh, apalagi Satpol PP sebagai penegak Perda sehingga hal ini sangat tidak pantas dilakukan oleh oknum Satpol PP.
    Kasat Pol PP Wasis Ismoyo menilai kasus ini sebagai kasus murahan dan foto bersama pacarnya ini diambil ketika yang bersangkutan belum menjadi anggota Satpol PP Kota Probolinggo. Wasis juga menegaskan dirinya siap mundur dari jabatannya jika foto tersebut dilakukan anak buahnya ketika masih menjadi anggota Satpol PP Kota Probolinggo.
    “Kalau saya gagal membina Satpol PP Kota Probolinggo, saya mundur. Saya akan mundur jika foto ini diambil saat menjadi anggota Satpol PP . Tetapi apabila keliru, kami akan mengambil langkah hukum,” tegas Wasis.
    Mudjo Wiyono, Anggota Komisi A meminta penyelesaian masalah dengan arif dan bijaksana. “Sebaiknya jangan cepat memvonis jika masalahnya belum clear,” tandasnya.
    Mengenai sanksi yang diberikan, Inspektorat Kota Probolinggo menjelaskan bahwa tenaga harian lepas menjadi tanggung jawab lembaga yang bersangkutan. Hal ini juga diperkuat penjelasan dari BKD Kota Probolinggo bahwa kewenangan pembinaan ada pada atasan secara langsung, setelah itu hasilnya dilaporkan kepada Walikota Probolinggo.
    Diakhir RDP, Ali selaku Ketua Komisi A menutup RDP dengan kembali menegaskan bahwa pihaknya menginginkan konfirmasi sebagai pegangan karena proses ini akan berlanjut ke pihak Kepolisian. (md)

Leave a Reply

Your email address will not be published.