Probolinggo — Komisi A DPRD Kota Probolinggo menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dishub, Satlantas Polres Probolinggo Kota dan Dinas PU pada hari Rabu (14/1) yang bertempat di Ruang Komisi A.

RDP yang dipimpin oleh Ketua Komisi A, Drs. H. Ali Muhtar, SH, MH dan dihadiri lengkap oleh semua anggota Komisi A, telah menghasilkan beberapa rekomendasi. Rekomendasi dari Komisi Aini nantinyaakan diteruskan ke Pimpinan DPRD dan sekaligus sebagai bahan masukan bagi Pemerintah Kota Probolinggo.

Rekomendasi yang dihasilkan diantaranya adalah pelarangan truk masuk kota yang dipandang memiliki dampak negatif yang cukup besar. Selain menyebabkan kemacetan juga dapat menyebabkan jalanan menjadi rusak. Sehingga dari sini Komisi A mengusulkan perlu adanya regulasi (perda) yang tegas yang mengatur larangan kendaraan berat masuk kota.

Selain upaya dengan mengusulkan Perda pelarangan truk masuk kota, ada upaya lain melalui Dishub yang memberikan batas waktu hingga akhir bulan ini kepada pengusaha truk untuk mearkir kendaraan tersebut di terminal barang yang terletak di Kelurahan Mayangan.

Rekomendasi Komisi A lainnya juga menyarankan kepada Pemerintah Kota Probolinggo untuk menanggulangi merebaknya alat angkutan becak bermotor dengan melakukan inisiasi pembentukan peraturan daerah (Perda) tentang larangan becak bermotor (bentor) beroperasi di Kota Probolinggo.

Ditambahkan pula dalam rekomendasi Komisi A yakni menyarankan Dinas PU untuk segera memperbaiki jalan rusak di sepanjang jalan Mastrip yang bersimpangan dengan Jalan Indragiri, Jalan Brantas dan Jalan Raden Wijaya yang kondisinya rusak berlubang dan seringkali terdapat genangan air. (md)

Leave a Reply

Your email address will not be published.