Tim cagar budaya Kota Probolinggo bersikukuh agar izin membangun papan reklame di menara air tidak diterbitkan. Alasannya ketetapan menara air sebagai destinasi cagar budaya adalah ketetapan yang dibuat Walikota.

Polemik inilah yang kemudian diangkat oleh Komisi A dalam RDP pada hari rabu (30/10).

RDP yang dipimpin langsung oleh Ketua Komisi A, As’ad Anshari juga dihadiri oleh dinas terkait diantaranya BLH, Dispobpar, BPMPP, Satpol PP, PDAM, Bappeda dan Dewan Kesenian ini mengatakan bahwa menara air memang telah ditetapkan sebagai cagar budaya, untuk itu jangan sampai menabrak aturan yang telah ada. Aturan yang dimaksud adalah Surat Ketetapan Walikota tertanggal 27 Maret tahun 2010 yang menyatakan 10 bangunan cagar budaya yang salah satunya adalah menara air.

As’ad juga mengingatkan kepada dinas terkait agar lebih meningkatkan koordinasinya sehingga hal-hal yang seperti ini dapat segera diantisipasi. Selain itu juga jangan sampai membuat investor jera untuk berinvestasi di Kota Probolinggo.

Menanggapi apa yang disampaikan oleh Ketua Komisi A tersebut, BPMPP berjanji akan membicarakan kembali hal ini dengan tim teknis dan memperbarui MOU yang sudah diterbitkan. Hal senada juga diamini oleh BLH Kota Probolinggo. (md)

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.