Probolinggo – DPRD Kota Probolinggo menerima kedatangan Komisi III DPRD Kabupaten Pamekasan, Kamis (13/10) di ruang Banggar DPRD Kota Probolinggo.
Kedatangan Komisi III DPRD Kabupaten Pamekasan bertujuan melakukan studi banding terkait pengelolaan sampah. Kota Probolinggo berhasil meraih banyak penghargaan terkait kebersihan lingkungan dan pengelolaan sampah. Bahkan baru saja Kota Probolinggo meraih Adipura Kirana.
Penerimaan studi banding ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Probolinggo, Agus Rudiyanto Ghaffur, Wakil Ketua DPRD Muchlas Kurniawan dan Zulfikar Imawan serta anggota Komisi C dan BLH Kota Probolinggo.
Ketua rombongan Komisi III DPRD Kabupaten Pamekasan, Karimullah menyatakan ingin menggali ilmu atau pengetahuan terkait dengan pengelolaan sampah dan kebersihan lingkungan. “Kami ingin belajar, bagaimana Kota Probolinggo bisa mendapatkan capaian penghargaan tersebut,” ujarnya.
Mengenai pengelolaan sampah dan TPA, Kabid Kebersihan pada BLH Kota Probolinggo, Deus Nawandi mengatakan bahwa dalam menjaga kebersihan lingkungan, Pemerintah Kota Probolinggo melibatkan semua elemen masyarakat. Peran masyarakat dengan membentuk kelompok-kelompok dan bank-bank sampah sebanyak 78 bank sampah yang memiliki peran dalam meminimalisir sampah agar tidak ke TPA. Dunia usaha melalui kegiatan CSR perusahaan juga difokuskan pada kegiatan lingkungan. Karena dunia usaha memiliki pengaruh besar terhadap persampahan. Semua CSR dibentuk untuk pengadaan pot bunga dan tong sampah.
Terkait TPA, Deus menjelaskan konsepnya adalah kumpul, pilah dan proses. Pengumpulan dan pemilahannya dilakukan di masing-masing kelompok masyarakat. Sementara prosesnya dilakukan di UPT pengelolaan sampah dan limbah. “Khusus sampah yang dapat didaur ulang menjadi kerajinan, bisa diproses oleh bank sampah,” ujarnya. (md)

Leave a Reply

Your email address will not be published.