Probolinggo– 30 anggota DPRD Kota Probolinggo berangkat melaksanakan outbond di Pulau Bali pada Kamis (28/1). Agenda ini merupakan bagian untuk mengawali kegiatan mereka di tahun 2016. Kegiatan outbond dilaksanakan selama tiga hari mulai dari tanggal 28 sampai dengan 30 Januari 2016.
Kegiatan outbond ini bertujuan untuk meningkatkan ketangguhan kepribadian, yang tercermin dari peningkatan kualitas pola berpikir dan bertindak secara sistemik dan khas; meningkatkan kualitas sikap mental kepemimpinan, meliputi kemampuan memecahkan masalah, komunikasi, pengambilan keputusan dan perencanaan yang matang; dan meningkatkan kemampuan kerja sama (team work).
Ada beberapa bentuk kegiatan dalam outbond yang diikuti oleh para anggota DPRD Kota Probolinggo, diantaranya ice breaking sebagai tahapan untuk mencairkan suasana yang kaku menjadi menarik dan tidak membosankan. Dalam ice breaking ini peserta diajak untuk berkomunikasi antar anggota tim sehingga terbentuk rasa saling percaya. Team building juga diberikan untuk membangun tim menjadi kompak dan mampu menyelesaikan masalah. Dan sesi game competition adalah dimana peserta diajak untuk mampu mengatur strategi dan mengoptimalkan segala kemampuan baik individu maupun kelompok.
Tahapan berikutnya adalah all stand up. Permainan ini memiliki sasaran nilai seperti keterbukaan, kepercayaan dan rasa tanggung jawab. Mutual Trust, permainan yang bertujuan untuk membangun komitmen. Ball tosing, permainan yang bertujuan membangun suatu keterbukaan dan kualitas kerja. Birthday line dan sensitivitas, permainan yang bertujuan untuk melatih pengelolaan diri, kepekaan dan fokus.
Selain itu juga terdapat tahap journey to vision and mission. Merupakan permainan  yang bertujuan untuk membangun tim sukses yang memiliki rasa tanggung jawab tinggi dalam mengelola pekerjaan serta menyelaraskan kinerja untuk mencapai kesuksesan. Dan tahap terakhir, rafting and high roof sebagai bentuk kesadaran diri akan kekuatan/kemampuan diri, keberanian mengambil resiko dan keputusan yang tepat.
Pembelajaran dalam kegiatan outbond selalu ditampilkan dalam permainan yang sarat akan makna. Setiap individu tidak hanya ditantang untuk mampu berpikir cerdas tetapi juga memiliki kepekaan sosial terutama ESQ (emotional spiritual quotient).
Metode outbond yang memanfaatkan alam terbuka sebagai sarana pembelajaran memungkinkan akan lahirnya pengalaman baru yang dapat membentuk perkembangan individu dari tatanan biasa menuju tatanan yang luar biasa. (md)

Leave a Reply

Your email address will not be published.