Probolinggo—DPRD Kota Probolinggo menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap pembahasan raperda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2016, Sabtu (19/8) di ruang sidang utama.

            Rapat paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Agus Rudiyanto Ghaffur didampingi para Wakil Ketua DPRD Muchlas Kurniawan dan Zulfikar Imawan serta Walikota Probolinggo Hj. Rukmini beserta jajaran pejabat Pemkot Probolinggo.

          Enam fraksi pada DPRD Kota Probolinggo menyampaikan pemandangan umumnya terkait raperda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2016. Salah satunya yakni Fraksi PPP yang menyampaikan adanya ketidakstabilan pengelolaan anggaran, yaitu di tahun 2016 alokasi anggaran belanja daerah dianggarkan Rp 1 trilyun 129 milyar lebih dan hanya terealisasi sebesar Rp 991 milyar 768 juta atau 87,75 persen.

            Sementara itu Fraksi PKB juga menyampaikan pemandangan umum fraksi yang menegaskan kembali rekomendasi yang pernah disampaikan oleh Badan Anggaran dalam laporan hasil kerjanya terhadap LHP BPK RI Tahun Anggaran 2015 untuk melakukan audit investigasi terhadap 3 (tiga) SKPD dan mempertanyakan tindak lanjut dari BPK RI Perwakilan Jawa Timur terhadap rekomendasi Badan Anggaran tersebut.

            Berbeda dengan Fraksi Golkar yang memberikan apresiasi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang melebihi target yang direncanakan sebesar Rp 149 milyar lebih terealisasi sebesar Rp 171 milyar lebih. Fraksi Golkar berharap kinerja seperti ini dapat dipertahankan dan terus ditingkatkan.

            Terakhir Fraksi GeDe yang meminta penjelasan terkait permasalahan target kinerja program atau kegiatan yang perlu dioptimalisasi dan diakselerasi terutama bagi program pekerjaan infrastruktur jalan dan lain sebagainya. (md)

Leave a Reply

Your email address will not be published.